mie rebus sehat

Cara Sehat Mengkonsumsi Mie Instan

Bukan rahasia lagi bahwa mie instan telah di klaim banyak dokter sebagai penyebab beberapa penyakit berbahaya seperti kerusakan otak, usu buntu, obesitas dan kerusakan organ dalam. Mie instan memang sudah sangat lekat di masyarakat Indonesia, hampir semua orang di Indonesia sudah mengkonsumsi mie instan, tentu saja karena harga yang terjangkau dan mudah didapatkan membuat makanan satu ini menjadi makanan favorit semua kalangan. Bagi mereka yang super sibuk, tinggal sendirian, atau mereka yang tidak bisa masak, mie instan menjadi pilihan pertama mereka. Namun, perlu di ingat bahwa mie instan masuk dalam kategori junk food, yaitu makanan yang sama sekali tidak bermanfaat bagi tubuh dan hanya menjadi sampah. Mengkonsumsi makanan junk food secara berlebihan akan menyebabkan berbagai penyakit. Dalam kasus mie instan, bukan Cuma sifatnya yang hanya sebagai sampah di tubuh, namun beberapa zat kimia yang terkandung di dalamnya memang berbahaya seperti zat lilin dan MSG pada bumbunya. Namun, setelah di teliti, ada trik atau cara aman untuk mengkonsumsi mie instan.

Berikut beberapa tips sehat mengkonsumsi mie instan:
1. Konsumsi mie instan maksimal 2 kali seminggu
Zat lilin pada mie instan, utamanya mie rebus menurut penelitian baru bisa di cerna secara baik sekitar 2-4 hari, sehingga rentang aman mengkonsumsi mie instan adalah 2 kali seminggu. Namun bukan Cuma bahaya dari zat lilin yang perlu dihindari, zat pengawet dan penguat rasa yang dapat merusak organ dalam dan otak juga perlu dihindari. Sehingga kalau memungkinkan konsumsi mie instan sekali sebulan saja atau tidak sama sekali.
2. Jangan mencapur bumbu saat merebus mie
Hal ini merupakan hal sepele namun risiko yang ditimbulkan sangat berbahaya. Anjuran tidak merebus bumbu mie telah dianjurkan hampir semua dokter di dunia, alasannya karena zat kimia MSG pada bumbu mie akan semakin aktif saat dipanaskan di atas titik didih yang apabila masuk kedalam tubuh akan menimbulkan kanker. Untuk meminimalkan risiko tersebut, mudah saja. Jangan merebus bumbu mie instan. Campurkan bumbu ke mie rebus setelah sudah diangkat dari kompor, atau kalau memungkinkan gunakan bumbu buatan sendiri dengan rempah-rempah yang tersedia di dapur anda.
3. Jangan menggunakan bekas rebusan sebagai kuah
Bahaya zat lilin pada mie rebus meningkat pada mie kuah dibandingkan pada mie goreng, hal ini karena kebanyakan dari kita akan kembali menggunakan air bekas rebusan mie rebus sebagai kuah dan tidak menggantinya, berbeda dengan mie goreng dimana kita biasanya membuang air bekas rebusan mie nya. zat-zat kimia yang larut saat perebusan mie tidak kalah berbahaya nya. Bahaya dari bekas rebusan mie dapat di kurangi dengan mengganti air rebusan mie dengan air panas yang baru sebagai kuah, juga sangat dianjurkan merebus mie 2 kali agar zat kimia yang melekat dapat larut dengan baik.
4. Jangan mengkonsumsi mie instan dalam bentuk mentah
Tidak sedikit diantara kita yang menyukai ngemil mie instan mentah. Jelas kebiasaan ini sangat buruk, bahkan dinilai lebih berbahaya dibandingkan dengan mengonsumsi mie yang sudah matang karena zat lilin dari mie masuk kedalam tubuh dalam keadaan utuh sehingga akumulasi zat lilin yang masuk kedalam tubuh lebih banyak.
5. Seimbangkan dengan nutrisi lain
Seperti dijelaskan sebelumnya, mie instan masuk kategori junk food yang tidak memiliki vitamin dan nutrisi yang diperlukan tubuh, maka dari itu, dalam mengonsumsi mie sebaiknya campurkan dengan sumber vitamin dan nutrisi lainnya seperti sayuran dan daging agar nutrisi yang masuk ke tubuh lebih seimbang.

Leave a Reply